Loading...
Provinsi Gorontalo Peringkat 14 Nasional Penilaian Kinerja Penyedia Stranas PK-KPK, Tembus Di Atas 80 Persen
2026-10-01
Provinsi Gorontalo Peringkat 14 Nasional Penilaian Kinerja Penyedia Stranas PK-KPK, Tembus Di Atas 80 Persen

Gorontalo, Puncak Botu - Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya transparansi dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Berdasarkan hasil evaluasi terbaru Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) oleh Komisi Pemberantasan Korupsu (KPK), Provinsi Gorontalo berhasil menduduki peringkat ke 14 secara Nasional dalam kategori penilaian kinerja penyedia barang dan jasa. Provinsi Gorontalo mencatatkan persentase nilai di atas 80 persen yang menempatkan daerah ini ke dalam zona hijau atau kategori berkinerja sangat baik. Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat jajaran pemerintah daerah dalam mendorong akuntabilitas mitra kerja atau penyedia yang terlibat dalam proyek pemerintah. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Gorontalo, Amir Hadju mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini. “Alhamdulillah, hasil evaluasi Stranas PK KPK menempatkan Gorontalo di urutan ke-14 nasional dengan persentase penilaian kinerja penyedia di atas 80 perseb. Ini adalah buah dari kerja keras bersama seluruh OPD dalam melakukan pengawasan, pembinaan, serta memastikan seluruh penyedia bergerak linier dengan semangat pencegahan korupsi,” Kata Amir Hadju Perlu diketahui, penilaian kinerja penyedia merupakan salah satu indikator krusial dalam aksi pencegahan korupsi sektor keuangan negara dan penataan ruang publik. Melalui penilaian di atas 80 persen, Pemprov Gorontalo dinilai berhasil memastikan bahwa para rekanan pengadaan barang dan jasa memenuhi kualifikasi tata kelola yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan maupun penyimpangan anggaran. Pencapaian ini pun terus dipertahankan secara konsisten guna menciptakan iklim investasi dan pengadaan daerah yang bersih serta akuntabel di Bumi Serambi Madinah. (Romy Rauf/F : Rasam)

Komentar
Chat WhatsApp Museum